SANGATTA. Borong Dua Emas, Atlet Panjat Tebing Kutim Kharis Tessa Gemilang di National Climbing Series 3 — Atlet panjat tebing tuan rumah, Kharis Tessa Valery Sofia, tampil gemilang dengan menyapu bersih dua gelar juara pada ajang National Climbing Series 3 sekaligus Bupati Kutai Timur Cup V 2026. Atlet yang akrab disapa Qicca tersebut sukses mengawinkan medali emas dari kategori Boulder U15 Putri dan Speed World Record (WR) U15 Putri di Venue Panjat Tebing Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu (11/10/2026).
Pencapaian ini menjadi catatan manis bagi atlet asal klub EBCC Kutai Timur tersebut. Pasalnya, nomor boulder dan speed menuntut spesifikasi keahlian yang berbeda: boulder menguji teknik serta pemecahan rute (problem solving), sedangkan speed mengandalkan kecepatan, presisi, dan ketepatan waktu secara mutlak.
*Dominasi Nomor Speed WR U15 Putri*
Setelah mengamankan emas di nomor boulder, Qicca melanjutkan dominasinya di kategori Speed WR U15 Putri. Perjalanannya menuju podium tertinggi ditandai dengan progres catatan waktu yang terus meningkat sejak babak awal.
Pada babak 1/8 final, atlet bernomor punggung 005 tersebut membukukan waktu 9,84 detik, sebelum mempertajam ukurannya menjadi 8,12 detik pada perempat final. Di babak semifinal, Qicca mencatatkan waktu terbaiknya sepanjang kompetisi, yakni 7,67 detik.
Memasuki babak final, Qicca berhadapan dengan atlet asal Kulon Progo (DI Yogyakarta), Evania Callysta Putri (Adikarta Sport Climbing). Lewat persaingan ketat, Qicca berhasil menyentuh garis finis dengan catatan waktu 8,54 detik, unggul tipis 0,33 detik dari Evania (8,87 detik). Hasil tersebut menahbiskan Qicca sebagai juara sekaligus peraih dua medali emas bagi kontingen tuan rumah.
*Sumbangan Medali Perunggu*
Keberhasilan tuan rumah di nomor Speed WR U15 Putri makin lengkap dengan raihan medali perunggu oleh Eisyah Kania Irawan dari klub BNCC Kutai Timur. Eisyah mengamankan tempat ketiga usai mencetak waktu 9,13 detik pada laga penentuan tempat ketiga, mengungguli Carissa Audrina Irfan dari ECC Surabaya.
Hasil ini menempatkan dua wakil Kutai Timur di atas podium Speed WR U15 Putri, membuahkan bukti nyata kompetitivitas atlet-atlet muda lokal di tingkat nasional.
*Capaian Positif Pembinaan Daerah*
Raihan dua emas oleh Qicca serta satu perunggu oleh Eisyah menjadi modal berharga bagi peta pembinaan olahraga panjat tebing di Kabupaten Kutai Timur. Kejuaraan berskala nasional ini tidak hanya menjadi panggung uji kemampuan bagi para pemanjat muda, tetapi juga bahan evaluasi strategis bagi tim pelatih dan klub lokal dalam mencetak atlet berprestasi secara berkelanjutan.(adv)














