Dukung Perencanaan Pembangunan, Capaian Portal Satu Data Kutai Timur Tembus 97,3 Persen
SANGATTA. Dukung Perencanaan Pembangunan, Capaian Portal Satu Data Kutai Timur Tembus 97,3 Persen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat pengelolaan data sektoral untuk mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang tepat sasaran, terarah, dan berbasis data.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Ronny Bonar H. Siburian, menyampaikan bahwa ketersediaan data berkualitas kini menjadi elemen krusial dalam mendukung setiap tahapan kebijakan pemerintah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dan pengendalian pembangunan.
Guna memenuhi kebutuhan tersebut, Pemkab Kutim sebelumnya telah menyelenggarakan Forum Satu Data Daerah untuk menyepakati target pengumpulan data tahun 2026 yang mencakup 3.870 indikator. Sebagai walidata, Diskominfo Staper mengoordinasikan proses pengumpulan dan penginputan data tersebut dari 37 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertindak sebagai produsen data.
Hingga saat ini, capaian penginputan data pada Portal Satu Data Kutim telah mencapai 97,3 persen, atau setara dengan 3.765 indikator dari total target yang ditetapkan.
“Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya yang mencatatkan angka 77,01 persen,” ujar Ronny. Menurutnya, lonjakan tersebut mencerminkan menguatnya komitmen seluruh perangkat daerah dalam menyediakan serta memperbarui data sektoral secara berkala.
Ronny menjelaskan, keberadaan Satu Data Daerah tidak sekadar memenuhi formalitas administrasi pemerintahan, melainkan menjadi basis acuan objektif dalam menyusun kebijakan publik. Dengan data yang terintegrasi, program pembangunan dapat dirancang sesuai kondisi aktual dan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
“Data yang berkualitas merupakan kunci dalam menentukan prioritas kebijakan, sehingga perencanaan pembangunan benar-benar menjawab permasalahan di daerah,” tegasnya.
Selain menunjang kebutuhan internal pemerintah, pengelolaan data yang transparan ini juga ditujukan untuk mendukung keterbukaan informasi publik. Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan data tersebut untuk mengetahui potensi, kondisi, serta perkembangan pembangunan di Kabupaten Kutai Timur.
Tingginya capaian penginputan ini menjadi cerminan komitmen Pemkab Kutim dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, terukur, dan akuntabel berbasis data akurat.(adv)
