Empat Desa di Batu Ampar Siap Nikmati Listrik 24 Jam, Peresmian Tinggal Menunggu Bupati Kutim

BATU AMPAR. Empat Desa di Batu Ampar Siap Nikmati Listrik 24 Jam, Peresmian Tinggal Menunggu Bupati Kutim – Warga di empat desa di Kecamatan Batu Ampar segera menikmati layanan listrik selama 24 jam penuh. Program yang telah lama dinantikan masyarakat itu kini memasuki tahap akhir dan hanya tinggal menunggu peresmian oleh Bupati Kutai Timur.

 

Camat Batu Ampar Akhmadsyah memastikan jaringan listrik di empat desa sasaran sudah beroperasi. Saat ini, proses yang masih berlangsung adalah penyambungan instalasi ke rumah-rumah warga sesuai permohonan yang telah diajukan.

 

Empat desa yang menjadi penerima layanan tersebut yakni Desa Mugi Rahayu, Desa Beno Harapan, Desa Mawai Indah, dan Desa Himba Lestari. Menurutnya, progres pemasangan sambungan listrik di masing-masing desa terus menunjukkan perkembangan yang baik.

 

“Listriknya sudah menyala. Sekarang tinggal menyelesaikan sambungan ke rumah warga sesuai pengajuan yang masuk,” kata Akhmadsyah.

 

Ia menjelaskan, tingkat penyambungan di setiap desa berbeda-beda. Ada desa yang telah mencapai 100 persen untuk seluruh pemohon, sementara desa lainnya masih berada pada kisaran 80 hingga 90 persen karena proses instalasi masih dilakukan secara bertahap.

 

Pemerintah Kecamatan Batu Ampar terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar seluruh sambungan rampung sebelum agenda peresmian dilaksanakan. Dengan demikian, masyarakat dapat langsung menikmati manfaat listrik selama 24 jam tanpa kendala.

 

Akhmadsyah mengungkapkan, surat permohonan peresmian telah disampaikan kepada Bupati Kutai Timur. Jadwal peresmian direncanakan setelah Bupati kembali dari ibadah umrah.

 

“Suratnya sudah kami kirim. Insyaallah setelah Bapak Bupati pulang umrah, peresmian segera dijadwalkan,” ujarnya.

 

Kehadiran listrik selama 24 jam dinilai akan membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat Batu Ampar. Selama ini, sebagian desa masih menikmati listrik dengan jam operasional terbatas sehingga aktivitas warga, terutama pada malam hari, tidak bisa berjalan maksimal.

 

Dengan pasokan listrik yang tersedia sepanjang hari, kebutuhan rumah tangga, kegiatan belajar anak-anak, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan menjadi lebih optimal. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga memiliki peluang meningkatkan produktivitas karena tidak lagi bergantung pada jadwal nyala listrik.

 

Program listrik 24 jam ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam memperluas pemerataan infrastruktur dasar hingga ke wilayah pedesaan. Pemerintah Kecamatan Batu Ampar berharap seluruh proses penyambungan segera selesai agar manfaat program dapat dirasakan seluruh masyarakat di empat desa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *