Pemkab Kutai Timur Gelar Grand Final Pemilihan Duta Pelajar Kutim 2026, Bupati: Generasi Muda Harus Siap Hadapi Tantangan
SANGATTA. Pemkab Kutai Timur Gelar Grand Final Pemilihan Duta Pelajar Kutim 2026, Bupati: Generasi Muda Harus Siap Hadapi Tantangan — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) bersama Kutim Action Center (KAC) berhasil menyelenggarakan Malam Puncak Grand Final Pemilihan Duta Pelajar Kutim 2026 di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, pada Sabtu malam, 26 September 2026.
Acara bergengsi yang dihadiri oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Ketua DPRD Kutim Jimmi, Ketua TP-PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutim Basuki Isnawan, serta Ketua KAC Aimam Tohari Situmorang, menampilkan 24 finalis terpilih dari 120 pendaftar yang berasal dari 10 kecamatan di Kutim.
Dalam laporannya, Ketua KAC, Aimam Tohari Situmorang, menyampaikan bahwa proses seleksi yang ketat menghasilkan 24 finalis yang mengikuti masa karantina. Selama periode tersebut, para finalis dibekali dengan berbagai materi penting, termasuk public speaking, personal branding, dan pembentukan mental juara. Selain itu, mereka juga melakukan tur literasi ke perpustakaan daerah dan situs arkeologi untuk memperdalam wawasan tentang budaya dan sejarah Kutim.
Aimam menegaskan bahwa KAC, yang didirikan oleh mahasiswa, berkomitmen untuk mencetak generasi pemuda unggul. Hal ini terbukti dengan prestasi sejumlah alumni KAC yang telah mencapai tingkat nasional, menjadikan KAC salah satu organisasi pemuda paling berpengaruh di Kalimantan Timur.
Kadispora Kutim, Basuki Isnawan, memberikan dukungan penuh dan mengapresiasi konsistensi KAC dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Ia menambahkan bahwa prestasi KAC sebagai organisasi kepemudaan terbaik di Kaltim selama dua tahun berturut-turut mencerminkan peningkatan Indeks Kualitas Pemuda di wilayah tersebut.
“Peningkatan kualitas pemuda ini menjadi indikator penting dalam meraih Panji Keberhasilan Pembangunan dari Pemprov Kaltim. Kepada para finalis Duta Pelajar, kalian adalah teladan. Jadilah contoh dan penggerak positif di lingkungan sekolah masing-masing,” tegas Basuki.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman juga memberikan apresiasi terhadap seluruh rangkaian acara dan menekankan bahwa setiap finalis yang mencapai babak grand final adalah pemenang.
“Kegiatan ini memberikan nilai dan warna tersendiri dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kutim. Saya berharap kualitas pelaksanaan dan kapasitas para pelajar kita terus meningkat dari tahun ke tahun,” ungkap Ardiansyah.
Lebih lanjut, Ardiansyah mengaitkan pentingnya pembangunan SDM dengan potensi investasi besar yang tengah masuk ke Kutim. Saat ini, Kutim bersiap menyambut investasi strategis proyek gasifikasi batu bara senilai Rp40 triliun, serta potensi investasi lanjutan senilai Rp30 triliun yang masih dalam proses di DPMPTSP.
“Kutai Timur siap memberikan kontribusi nyata bagi dunia melalui potensi ekonominya. Oleh karena itu, generasi muda kita harus siap menjadi SDM yang berkualitas agar pembangunan ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Kutai Timur,” pungkasnya. (adv)
