Matangkan Persiapan Porprov VII Kaltim, Kutim Patok Target Tiga Besar Berbasis Atlet Lokal
SANGATTA. Matangkan Persiapan Porprov VII Kaltim, Kutim Patok Target Tiga Besar Berbasis Atlet Lokal — Persiapan kontingen Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kalimantan Timur di Kabupaten Paser pada November 2026 mendatang terus menunjukkan progres positif. Pemerintah Kabupaten Kutim melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim mematangkan seluruh aspek teknis dan administratif bagi puluhan cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menyatakan bahwa proses koordinasi berjalan intensif sesuai dengan rencana kerja (on the track). Evaluasi positif dari hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov serta capaian pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kaltim menjadi dasar optimisme kontingen.
“Persiapan terus kami matangkan bersama KONI. Berkaca dari hasil BK Porprov yang sangat baik, kami optimistis dapat memenuhi target pimpinan,” ujar Basuki.
Target tersebut merujuk pada instruksi Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, yang mematok posisi tiga besar dalam klasemen akhir Porprov VII Kaltim. Untuk mencapai sasaran tersebut, Dispora dan KONI Kutim menyusun strategi yang berfokus pada pemberdayaan potensi atlet asli daerah dari 64 cabor yang terdaftar, ketimbang melakukan mutasi atlet luar wilayah.
Beberapa cabor telah dipetakan sebagai tumpuan lumbung medali, di antaranya panjat tebing, tenis meja, dan sejumlah cabor beladiri.
“Target Pak Bupati jelas, masuk tiga besar dengan memprioritaskan atlet lokal. Kami berkomitmen memberikan panggung dan membina atlet kita sendiri untuk membawa nama harum Kutai Timur,” tegasnya.
Terkait kelengkapan administratif, Basuki menyebutkan sebagian besar pengurus cabang (pengcab) telah menyelesaikan pendaftaran, sementara beberapa lainnya masih dalam proses perampungan berkas sebelum batas waktu yang ditentukan.
Sebagai langkah percepatan teknis, Dispora Kutim menginstruksikan setiap cabor untuk menyusun jadwal latihan secara terukur dan melangsungkan Pemusatan Latihan (Training Center/TC) Mandiri sembari menunggu keputusan teknis dari Panitia Besar (PB) Porprov.(adv)
