Kualitas Udara Membaik, Siswa di Kutai Timur Kembali Jalani Pembelajaran Tatap Muka
SANGATTA. Kualitas Udara Membaik, Siswa di Kutai Timur Kembali Jalani Pembelajaran Tatap Muka – Setelah kurang lebih dua pekan menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat dampak kabut asap, para siswa di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Selasa (29/9/2026). Kembalinya kegiatan belajar di sekolah dipicu oleh membaiknya kualitas udara usai diguyur hujan di sejumlah wilayah.
Penerapan kembali PTM ini disambut positif oleh para orang tua murid. Selain mengembalikan efektivitas belajar anak, berakhirnya PJJ turut memulihkan rutinitas harian keluarga yang sempat terganggu selama periode belajar dari rumah.
Bella, salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sekretariat Kabupaten Kutim, mengaku lega dengan berjalannya kembali PTM. Selama PJJ, ia harus membagi fokus antara menyelesaikan pekerjaan kantor dan mendampingi anaknya yang bersekolah di SD YPPSB Sangatta Utara.
“Kurang lebih dua minggu PJJ berlangsung. Saya sangat lega PJJ sudah selesai karena tidak mudah membagi waktu antara pekerjaan ASN dan mendampingi anak belajar,” ujar Bella, Senin (28/9/2026).
Senada dengan Bella, Husnul, ASN lainnya di Sekretariat Kabupaten Kutim, menyampaikan bahwa berjalannya PTM mengembalikan peran proses belajar-mengajar sepenuhnya ke lingkungan sekolah. Orang tua murid yang memiliki anak di SDN 006 Sangatta Utara itu menilai pembelajaran langsung jauh lebih efektif ketimbang skema daring.
“Anak-anak sudah bisa berangkat sekolah seperti biasa setiap pagi. Orang tua tidak lagi terbeban mendampingi pelajaran secara penuh di rumah,” tutur Husnul.
Sementara itu, Afriyati, ASN Bagian Prokopim Setkab Kutim, menyebut membaiknya kualitas udara memberikan rasa aman bagi para orang tua untuk melepas anak-anak mereka kembali ke sekolah. Menurutnya, pembelajaran via aplikasi pertemuan daring (zoom) selama masa PJJ kerap menghadapi kendala teknis dan butuh perhatian ekstra.
Ia menambahkan, anak-anak juga menyambut gembira kembalinya PTM karena dapat berinteraksi langsung dengan teman sebaya serta guru di sekolah.
Dengan beroperasinya kembali aktivitas di sekolah, para orang tua berharap kondisi cuaca dan kualitas udara di Kabupaten Kutim terus membaik serta terbebas dari ancaman kabut asap, sehingga kegiatan belajar-mengajar dapat berlangsung aman dan kondusif.
