Ukir Sejarah, Pemkab Kutim Tembus 10 Besar Nasional Jamsostek Award 2026
SANGATTA. Ukir Sejarah, Pemkab Kutim Tembus 10 Besar Nasional Jamsostek Award 2026 — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mencetak sejarah baru dalam komitmen perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Setelah berhasil meraih Peringkat I Jamsostek Award Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026 mengungguli Kota Bontang dan Kabupaten Berau, Pemkab Kutim kini sukses menembus jajaran 10 besar di tingkat nasional. Kepastian pencapaian tersebut disampaikan dalam audiensi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadistransnaker) Kutim, Sulisman, bersama Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kutim, Andika Candra, saat menemui Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, di ruang kerjanya, Kamis (1/10/2026).
Berdasarkan Surat Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Nomor B-222/SES/HM.01/02/09/2026 tertanggal 30 September 2026, Bupati Kutim dijadwalkan menyampaikan pemaparan langsung di hadapan Tim Penilai Pusat pada Rabu (14/10/2026) mendatang.
Kadistransnaker Kutim, Sulisman, menjelaskan bahwa keberhasilan Kutim menembus level nasional didasari oleh komitmen kuat pemerintah daerah dalam menghadirkan perlindungan jaminan sosial yang inklusif. Cakupan perlindungan tidak hanya menyasar pekerja formal, tetapi juga menjangkau kelompok pekerja rentan.
“Kutai Timur sangat peduli dengan pelayanan ketenagakerjaan. Perlindungan ini mencakup pekerja rentan, guru honorer, perangkat desa, hingga petugas kebersihan. Seluruh sektor ini menjadi perhatian khusus Bupati untuk mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Sulisman.
Selain itu, Pemkab Kutim juga menerbitkan surat edaran tegas terkait kewajiban perlindungan jaminan sosial pada sektor jasa konstruksi, baik proyek pemerintah maupun swasta. Saat ini, Distransnaker tengah mematangkan materi presentasi untuk dipaparkan Bupati di tingkat pusat dengan target mampu menembus posisi tiga besar nasional.
Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kutim, Andika Candra, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepemimpinan Bupati Ardiansyah. Ia menilai capaian ini merupakan bentuk pengakuan nasional sekaligus kado istimewa menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Timur.
“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur. Ini adalah sejarah baru sekaligus kado terbaik dari Distransnaker untuk HUT ke-27 Kutim. Kami siap memberikan dukungan penuh mendampingi Pemkab Kutim pada tahapan wawancara di Jakarta,” tutur Andika.(adv)
