Sangatta. Wakil Bupati Kutim Bersama Kodam VI/Mulawarman Tanam Ribuan Pohon, Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menunjukkan komitmen kuatnya dalam upaya pelestarian lingkungan, yang meliputi program penghijauan masif hingga modernisasi pengelolaan sampah. Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, didampingi Dandim 0909/KTM Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto, turut serta dalam aksi penanaman pohon endemik Kalimantan bersama Kodam VI/Mulawarman.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, ini serentak dilaksanakan di wilayah Kalimantan Timur dan Utara, di kawasan Telaga Batu Arang PT Kaltim Prima Coal (KPC), pada Senin (4/5/2026), dengan target memecahkan rekor Museum Rekor-Indonesia (MURI).
Wakil Bupati Mahyunadi menyambut antusias inisiatif penanaman pohon skala besar, khususnya pohon endemik Kalimantan seperti kayu ulin. “Langkah ini sangat krusial mengingat kondisi wilayah Kutim yang sebagian besar lahannya dimanfaatkan untuk sektor pertambangan,” ujarnya saat ditemui awak media.
Lebih lanjut, Mahyunadi menyoroti tantangan serius dalam pengelolaan sampah di Kutai Timur. Ia menekankan urgensi peningkatan fasilitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), terlebih mengingat lahan TPA yang ada kini direncanakan akan diambil alih oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC).
“Kita harus segera bertransformasi dari metode pengelolaan sampah konvensional. Sistem pembuangan terbuka atau open dumping sudah tidak diperbolehkan lagi,” tegas Mahyunadi.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menargetkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan tertutup. Tujuannya adalah meminimalkan residu atau sisa akhir pembuangan. “Semuanya harus tertutup, dan maksimal residu hanya 30 persen. Kita tidak ingin lagi ada TPA seperti di Bantar Gebang, Bekasi. Ke depan, semuanya akan menggunakan sistem modern,” pungkasnya, menggambarkan visi Kutai Timur menuju pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
