Inovasi Pengolahan Sampah di Sangatta, Agus Prawoto Kembangkan Peternakan Terintegrasi

Sangatta – Inovasi Pengolahan Sampah di Sangatta, Agus Prawoto Kembangkan Peternakan Terintegrasi – Inisiatif pengolahan sampah organik menjadi pakan ternak dikembangkan Agus Prawoto di Gang Batri, Sangatta. Melalui sistem peternakan ayam kampung terintegrasi, sampah sisa makanan diolah menjadi maggot (Black Soldier Fly) yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.

Bahan baku sampah organik diperoleh dari sejumlah restoran serta mess karyawan PT Pama Persada Nusantara site Sangatta. Maggot tersebut dimanfaatkan sebagai pakan utama ayam kampung, sehingga mampu menekan biaya produksi sekaligus mengurangi timbulan sampah.

Fasilitas kandang berukuran 12 x 30 meter yang menjadi pusat kegiatan dibangun melalui dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Kaltim Prima Coal (KPC). Hingga kini, pengelolaan dan operasional peternakan tersebut dijalankan secara mandiri oleh pengelola.

“Fasilitas kandang dan operasional pengolahan limbah ini didukung perusahaan PT. KPC. Dan untuk saat ini belum ada keterlibatan pemerintah daerah,” kata Agus Prawoto.

Model pengelolaan ini dinilai berpotensi menjadi contoh pengolahan sampah berbasis masyarakat yang berkelanjutan, sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal.

Exit mobile version