Kementerian PUPR Matangkan Rencana Sekolah Rakyat di Kutim, Pemda Diminta Penuhi Kriteria Kesiapan Lahan 

Sangatta. Kementerian PUPR Matangkan Rencana Sekolah Rakyat di Kutim, Pemda Diminta Penuhi Kriteria Kesiapan Lahan – Pemerintah Pusat melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Meski lokasi yang diusulkan dinilai strategis, pemerintah daerah diminta segera memenuhi kriteria kesiapan lahan dan infrastruktur penunjang agar proyek nasional ini dapat segera terealisasi.

 

Perwakilan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS) Kementerian PUPR, Ryan Lubis, bersama rombongan meninjau langsung lokasi calon lahan Sekolah Rakyat di Jalan Simono seluas 8 hektare, Senin (6/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, Ryan didampingi oleh Wakil Bupati Kutim Mahyunadi untuk melihat kelayakan teknis lahan yang diusulkan.

 

Ryan menjelaskan bahwa lahan yang disediakan Pemkab Kutim telah memenuhi kriteria dasar dari segi luas dan dimensi, serta dinilai strategis untuk kegiatan belajar mengajar. Namun, ia memberikan catatan penting terkait kriteria kesiapan yang harus dipenuhi sebelum pembangunan fisik dimulai.

 

Beberapa poin krusial tersebut meliputi:

Pematangan Lahan: Kondisi topografi lahan saat ini memerlukan proses pematangan (land clearing dan grading).

Aksesibilitas: Jalan menuju lokasi belum diaspal, sehingga diperlukan komitmen daerah untuk membangun akses jalan yang layak.

Jaringan Listrik dan Air Bersih: Belum mencapai titik lokasi secara optimal.

 

“Secara dimensi lahan sudah cukup, namun memang harus ada pematangan lahan lagi. Pak Wakil Bupati tadi sudah menyanggupi hal ini sebagai bagian dari usulan daerah,” ujar Ryan.

 

Ia menambahkan, Kementerian PUPR menyambut baik antusiasme Pemkab Kutim dalam mengusulkan lahan ini, dan segala temuan di lapangan akan segera dilaporkan ke tingkat pusat.

 

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bergerak cepat untuk memenuhi kriteria yang diminta oleh Kementerian PUPR. Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat Sangatta dan sekitarnya untuk memperluas akses pendidikan berkualitas.

 

“Kami menyanggupi untuk melakukan pematangan lahan dan menyiapkan akses pendukung. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa program dari pusat bisa segera dilaksanakan di Kutim,” singkat Mahyunadi.

 

Setelah kunjungan ini, tim dari DJPS Kementerian PUPR akan melakukan tinjauan teknis lanjutan dan melaporkan hasilnya kepada Menteri PUPR. Jika seluruh kriteria kesiapan terpenuhi dalam waktu dekat, proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Jalan Simono ini diharapkan dapat masuk ke tahap lelang dan konstruksi pada tahun anggaran berjalan.

 

Pembangunan sekolah ini diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pendidikan, tetapi juga pemicu pertumbuhan kawasan baru di wilayah Sangatta.

Exit mobile version