Bupati Kutim Dorong Transformasi Ekonomi dan Peningkatan SDM di Acara Pelepasan Siswa SMAN 2 Sangatta Utara

SANGATTA. Bupati Kutim Dorong Transformasi Ekonomi dan Peningkatan SDM di Acara Pelepasan Siswa SMAN 2 Sangatta Utara – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mendorong transformasi ekonomi daerah saat menghadiri acara ramah tamah dan pameran karya siswa serta pelepasan kelas XII SMA Negeri 2 Sangatta Utara.

Acara yang berlangsung di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi pada Selasa (7/4/2026) ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan, kepala sekolah, dewan guru, orang tua siswa, serta para siswa.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut dan kontribusi semua pihak dalam pendidikan generasi muda Kutim. Ia juga mengaitkan tema pembangunan daerah dengan kegiatan pendidikan, mengingat tema Musrenbang RKPD 2027 adalah transformasi ekonomi melalui peningkatan infrastruktur dan SDM.

“Tema Musrenbang RKPD 2027 adalah transformasi ekonomi melalui peningkatan infrastruktur dan sumber daya manusia. Ini sangat relevan dengan kegiatan hari ini,” ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa Pemkab Kutim terus berkomitmen dalam peningkatan SDM melalui berbagai program strategis, seperti kerja sama dengan Universitas Mulawarman untuk program pendidikan kedokteran sejak tahun ajaran 2022/2023, serta program Beasiswa Kutim Emas yang merupakan perluasan dari Beasiswa Kutim Tuntas.

“Setiap tahun kita targetkan 50 anak. Tahun 2024 dan 2025 masing-masing 50 siswa kita kirim ke kampus-kampus unggulan seperti ITB dan UI,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari pihak swasta seperti PT Kaltim Prima Coal (KPC) serta Baznas, termasuk peluang studi hingga ke luar negeri. Secara keseluruhan, diperkirakan 150 hingga 200 pelajar Kutai Timur memperoleh kesempatan pendidikan sarjana setiap tahun.

Bupati juga mengingatkan siswa yang telah diterima melalui jalur SBMPTN agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik, karena jika tidak diambil, sekolah bisa terdampak tidak mendapatkan kuota di tahun berikutnya.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti arah pembangunan ekonomi Kutim yang mulai bergeser dari ketergantungan pada sektor migas dan batu bara menuju sektor yang lebih berkelanjutan.

Ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi dari sektor non migas dan non-batu bara meningkat dari 8 persen menjadi 11 persen, menunjukkan arah pembangunan yang sudah tepat. Munculnya petani milenial serta komunitas tani muda juga menjadi indikator positif kesiapan masyarakat dalam menghadapi perubahan struktur ekonomi daerah.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi mereka dalam membentuk karakter dan kemandirian siswa. Ia berharap seluruh siswa kelas XII SMA Negeri 2 Sangatta Utara dapat lulus dengan hasil terbaik, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, serta kembali berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“Kami tidak berharap kalian semua menjadi pegawai pemerintah. Tapi jadilah generasi yang mampu membangun Kutim dari berbagai sektor,” pungkasnya.

Exit mobile version